Mari Tinggalkan Kesan Baik di Bulan Ramadhan





Oleh

Muhamad Fadli



Suasana kebatinan di bulan ramadhan menurut pengalaman pribadi saya memang memberikan efek positif bagi keseharian dan aktivitas pekerjaan. Efek yang ditimbulkan saat bulan ramadhan ialah ketenangan, fokus, tidak memikirkan makanan apa yang perlu dimakan saat pagi dan siang hari, tapi kita fokus menjalankan ibadah, sosial dan pekerjaan kita saja.

Bulan Ramadhan hadir hanya setahun sekali, namun efek dan nuansanya selalu terasa berbeda. perbedaan ini bisa kita lihat dengan aktivitas sosial, dimana banyak dari kita lebih peduli terhadap fakir-miskin, yatim-piatu serta masyarakat yang dirasa perlu uluran tangan kita. Selain aktivitas sosial, ada budaya yang baik dan bagus untuk dilakukan untuk bersosial yakni buka bersama. Buka bersama di sini amat bagus untuk menjalin komunikasi dengan teman, keluarga atau rekanan bisnis dan organisasi untuk meningkatkan ukhuwah atau persaudaraan, bercerita momen masa lalu dengan teman sekolah, atau sekedar kumpul kangen dan berbagi cerita tentang beratnya kehidupan. inilah momen yang jarang kita temui untuk kumpul selain di agenda buka bersama.

Aktivitas sosial, bersilaturahim buka bersama, kemudian ada lagi nuansa ramadhan yang dirindukan adalah mendengar momen ngaji atau dzikir bareng di masjid-masjid, meski kita tidak ikut tapi kita menikmati lantunan dzikir atau suara tilawah yang keluar dari pengeras suara baik menjelang maghrib pasca shalat isya atau menjelang imsak. Selain itu juga, momen ramadhan selalu ada gebrakan baru perihal shalat tarawih, kita sering melihat konten-konten bernuansa shalat tarawih yang seru, asyik dan penuh semangat, meski memang semangat tarawih terjadi saat awal ramadhan serta hari-hari terakhir ramadhan.

Bulan Ramadhan membuka kenangan kecil saya saat membangunkan sahur, saat masih masa-masa sekolah, terkadang ramadhan banyak main di sekitaran masjid tanpa tidur, kemudian membangunkan sahur dengan alat-alat yang ditemukan seadanya diiringi nyanyian-nyanyian sahur yang entah siapa yang menciptakan, karena nyanyian ini kita buat dengan spontan (uhuy) saja. Momen membangunkan sahur ini kita tidak kenakan tarif, tapi selalu diselipi kata-kata "jaburr, jabuuur'" yang berarti meminta makanan, seketika ketika kita bilang jabut, ada warga yang keluar menyajikan kita kolak, atau minuman yang beraneka warna, tentu segar saat diminum.

Momen-momen Bulan Ramadhan menjadi pertanda baik bagi para pelaku UMKM dan para pekerja. Bagi para pelau UMKM Bulan Ramadhan memberikan berkah tersendiri karena kaum muslim terkhusus di Indonesia ramai-ramai untuk membeli baju baru, menghidangkan kue lebaran dan lain sebagainya untuk menyambut Idul Fitri serta ada Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja atau masyarakat yang mendapat momen berkah dari bulan ramadhan ini.

Bulan suci ramadhan masih tersisa beberapa hari lagi, mari kita buat momen berkesan untuk diri kita, keluarga, teman dan lain sebagainya supaya bulan ramadhan menjadi bulan yang paling kita rindukan karena ketenangan nuansa ibadahnya, aktivitasnya dan segala sesuatu yang mengiringinya termasuk THR, hehe. 

Semoga ibadah kita, niat kita Allah terima dan apa yang menjadi maksud dan doa kita di ramadhan klai ini Allah ijabah, aamiin. mudah-mudahan kita diberikan panjang umur dan kesehatan sehingga bisa bertemu dengan ramadhan-ramadhan selanjutnya di tahun-tahun mendatang serta bagi keluarga dan teman kita yang sudah tiada mari kita doakan supaya dilapangkan kuburnya, aamiin.

Posting Komentar

0 Komentar